HSI SILSILAH 10 SIRAH NABAWIYAHHSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 66 | Perang Badr Kubra Bagian 2

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

Halaqah yang ke enam puluh enam dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang “Perang Badr Kubra Bagian 2”

Rasulullah ﷺ mengetahui jumlah pasukan Quraisy dari unta yang disembelih untuk makan dalam satu hari.
Satu unta adalah untuk makan sehari 100 orang. Dan mereka setiap harinya menyembelih 10 unta sehingga diketahui bahwa jumlah pasukan orang-orang Quraisy kurang lebih 1000 orang.

Beliau juga mengetahui info tentang pasukan Quraisy dari sebagian mereka yang telah tertawan oleh pasukan muslimin.

Sebagian pasukan muslimin merasa tidak siap berperang menghadapi musuh karena tujuan utama mereka semula adalah untuk menghadang rombongan dagang Quraisy.

Allah Subhānahu wa Ta’āla mengatakan,

كَمَا أَخْرَجَكَ رَبُّكَ مِنْ بَيْتِكَ بِالْحَقِّ وَإِنَّ فَرِيقًا مِنَ الْمُؤْمِنِينَ لَكَارِهُونَ
[QS Al-Anfal 5]

“Sebagaimana Allah telah mengeluarkan dirimu (wahai Muhammad) dari rumahmu dengan kebenaran. Dan sesungguhnya sebagian orang-orang yang beriman tidak menyukainya.”

Di sisi yang lain orang-orang Anshor pada bai’at Aqobah yang ke-2 telah membai’at Nabi ﷺ untuk menjaga Beliau dan menolong Beliau di kota Madinah. Dan tidak membai’at Beliau ﷺ untuk berperang di luar kota Madinah. Sehingga kita mengetahui bahwasanya pasukan-pasukan yang diutus sebelumnya untuk berperang keluar dari kota Madinah hanya terdiri dari orang-orang Muhajirin.

Karena dalam peperangan ini ada orang-orang Anshor bahkan mereka adalah mayoritas, maka Nabi ﷺ bermusyawarah dengan para shahabatnya khususnya orang-orang Anshor.

Berkata Al-Miqdad bin Amr ketika mendengar kabar dari Nabi ﷺ tentang orang-orang Quraisy,

“Wahai Rasulullah, lakukan sesuai dengan apa yang Allah tampakkan kepadamu, maka kami akan bersamamu. Demi Allah, kami tidak berkata kepadamu seperti ucapan Bani Israil kepada Musa,
‘Pergilah kamu dan Rabb-mu kemudian berperanglah, kami duduk di sini.’ akan tetapi,
‘Pergilah kamu dan Rabb-mu dan berperanglah, kami akan berperang bersama kalian.’
Maka Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan benar, seandainya engkau membawa kami masuk ke dalam tanah niscaya kami akan bersungguh-sungguh bersamamu sehingga engkau sampai tujuan. ”

Berkata Nabi, “Baik.”

Kemudian Beliau mendo’akan kebaikan bagi mereka.
Kemudian Beliau meminta pendapat Anshor,
“Berikanlah isyarat kepadaku wahai manusia.”

Berkata Sa’ad bin Muadz sebagai pemuka orang-orang Anshor,

“Demi Allah, sepertinya engkau menginginkan kami wahai Rasulullah.”

Beliau mengatakan, “Iya.”

Sa’ad bin Muadz berkata,
“Sungguh kami telah beriman denganmu dan membenarkan dirimu, bersaksi bahwa apa yang engkau bawa adalah benar, dan kami telah memberikan kepadamu janji-janji kami untuk senantiasa mendengar dan taat kepadamu. Maka lakukanlah wahai Rasulullah apa yang engkau inginkan, kami akan bersamamu. Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, seandainya engkau membawa kami ke laut kemudian engkau masuk ke dalamnya niscaya kami akan masuk bersamamu. Tidak ada diantara kami yang ketinggalan seorang pun. Dan kami tidak benci engkau mempertemukan kami dengan musuh-musuh kami besok. Sungguh kami adalah orang-orang yang bersabar dalam berperang, jujur ketika bertemu dengan musuh. Semoga Allah memperlihatkan kepadamu tentang kami, apa yang membuat sejuk matamu. Maka berjalanlah di atas berkah Allah.”

Maka Nabi ﷺ sangat berbahagia dengan ucapan Sa’ad bin Muadz, kemudian Beliau berkata,
“Berjalanlah kalian dan berbahagialah karena Allah telah menjanjikan kepadaku satu diantara dua golongan. Demi Allah aku telah melihat tempat-tempat terbunuhnya mereka.”

Diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq dengan sanad yang shahih.

Yang dimaksud dengan dua golongan:
1. Rombongan pedagang yang dipimpin oleh Abu Sufyan.
2. Pasukan orang-orang Quraisy.

Maka Nabi ﷺ dijanjikan oleh Allah mendapatkan satu diantara keduanya (lihat Surat Al-Anfal: 7).

Demikian yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Abdullah Roy
Di kota Jember

Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) Abdullah Roy.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *