•┈┈┈┈┈•❁﷽❁•┈┈┈┈┈•
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
Halaqah yang Kedua Puluh Satu dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah Adalah *”Hikmah & Tujuan Dakwah Sirriiyyah”*.
Rasulullãh ﷺ memulai dakwah beliau dengan sembunyi² & mendakwahi satu persatu orang² yang ada disekitarnya & tidak menjaharkan dakwah beliau selama 3 tahun adalah dengan tujuan & hikmah diantaranya :
① supaya penduduk Makkah yang penuh dengan kesyirikan & kejahilan tidak di kagetkan dengan dakwah ini sehingga mereka menghancurkan dakwah ini dari semenjak munculnya.
② supaya dakwah ini memiliki penolong² yang kelak akan menolongnya & membelanya apabila Rasulullãh ﷺ menjaharkan dakwah ini.
Apabila keadaan seseorang berada disebuah tempat yang penduduknya penuh dengan kesyirikan & kekufuran dan dikhawatirkan apabila berdakwah kepada Islām secara terang-terangan maka dia & dakwahnya akan dihancurkan dari awal, maka silahkan dia berdakwah dengan sembunyi² & menjaga kewajiban² agama.
Namun seseorang hidup ditengah masyarakat Islām ditegakkan syiar-syiar agama & diizinkan seperti adzan, shalat 5 waktu, zakat, haji. Kemudian dia tidak melakukan shalat 5 waktu atau hanya melakukan 2 kali dalam sehari dengan dalih bahwasanya ini adalah fase Mekkah maka ini adalah kesesatan yang nyata. Tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullãh ﷺ.
berkata Umar Ibn Aziz :
إذا رأيت قوما يتناجون فى دينهم دون العامة فاعلم أنهم في تأسيس الضلالة
_apabila engkau melihat sebuah kaum saling berbisik² di dalam urusan agama mereka tanpa orang awam, maka ketahuilah bahwa mereka sedang membangun kesesatan_
Atsar ini dikeluarkan oleh Abu Nu’aim di dalam Hilatul Aulia.
Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
_*Abdullāh Roy*_
Di kota Pandeglang
Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA *Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.*