PENDIDIKAN ANAK BAGIAN 1

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Alhamdulillah Wassolatu wassalamu ala Rosulillah waala Alihi wasohbihi ajmain

ANAK ADALAH NIKMAT DAN PEMBERIAN DARI ALLAH

firman Allah taala

{لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَوَاتِ وَالأرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ (49) أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا وَيَجْعَلُ مَنْ يَشَاءُ عَقِيمًا إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ (50) }

Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Mahakuasa (QS. Asy Syuraa: 49-50)

Berkata ibnu athiyyah Rahimahullah dalam tafsirnya “Al Muharraral Wajiz”: Allah mengawali penyebutan anak perempuan sebagai bentuk pemulyaan terhadap mereka, agar orang tua betul-betul perhatian dalam menjaga dan berbuat baik terhadap mereka.

Berkata Watsilah bin Al-Asqa’ Rahimahullah: “Sesungguhnya termasuk keberkahan perempuan yaitu dia didahulukan (penytebutannya) sebelum laki-laki, karena Allah memulai dengan perempuan”.

makna من يمين المرأه adalah termasuk keberkahan dan kebahagiann perempuan di dunia sebelum diakhirat.

Manusia ada 4 golongan (dalam masalah anak), berkata Ishaq bin Bisyri: Ayat-ayat ini turun tentang para nabi, kemudian menjadi umum, maka:

Luth Alaihissalam adalah ayah dari anak-anak perempuan, beliau tidak melahirkan anak laki-laki.

Ibrahim Alaihissalam adalah ayah dari anak-anak laki-laki, beliau tidak melahirkan anak perempuan.

Muhammad Salallahu alaihi wasallam memiliki anak laki-laki dan anak perempuan.

Yahya bin Zakaria mandul.

makna tazwij dari أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا adalah digabungkan antara anak laki-laki dan anak perempuan.

wabillahi taufiq wal hidayah

wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *